Satu diantara materi webinar Ubaya yang digelar secara daring. Foto: humas Ubaya

17 July 2021 Berita Abdimas
Webinar yang membahas bagaimana melanjutkan bisnis di masa pandemi ini adalah salah seri 47 dari rangkaian kegiatan Seri Edukasi Masyarakat yang digelar oleh Universitas Surabaya.

KBRN, Surabaya : Luar biasa pengaruh pandemi covid 19 pada bidang bisnis. Beberapa sektor dapat dikatakan porak-poranda. Pencegahan penyebaran covid 19 dengan melakukan pembatasan seperti PSBB, PPKM, PPKM darurat yang sedang berlangsung saat ini menyebabkan pelbagi sektor bisnis sangat terpukul. Situasi ini mengharuskan pelaku bisnis mencari cara untuk melanjutkan bisnisnya. Salah satu aspek yang harus diperkuat agar bisa bertahan adalah sumber daya manusia.

Mencermati perkembangan ini Universitas Surabaya (Ubaya) menyelenggarakan Webinar bertajuk “Bagaimana agar Bisnis Bisa Berlanjut di Masa Pandemi Covid 19”. Webinar yang berlangsung pada tanggal 15 Juli 2021 ini menampilkan 2 pembicara, yaitu Bambang Budiarto  dan Johny Rusdianto, keduanya adalah dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya. 

Bambang Budiarto, yang juga merupakan Ketua Bidang Publikasi ISEI Surabaya, menyampaikan bahwa pendemi covid 19 saat ini menyebabkan pandemi ekonomi di Indonesia. Perekonomian Indonesia pada tahun 2020 tumbuh negatif. Jika pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,17%, dan tahun 2019 5,02%, maka pada tahun 2020 pertumbuhannya -2,07%.

“Ada sektor yang bertahan, misalkan bidang yang terkait penggunaan dana pemerintah, baik APBN maupun APBD. Bidang digital payment, kesehatan dan kegiatan sosial, dan juga informasi & komunikasi juga bertumbuh. Tetapi, banyak yang menurun, seperti industri manufaktur, pariwisata, serta hotel dan restoran”, ujar Bambang Budiarto, Sabtu (17/7/2021).

Pandemi covid-19 telah menciptakan pandemi ekonomi. Beberapa sektor tidak sekedar terkontraksi mengalami penurunan tapi sudah terjun bebas. Hal ini menggambarkan betapa berat pandemi ini. “Namun, ada pula sektor yang mampu bertahan dan menjadi benteng tangguh menghadapi. Di antaranya beberapa bidang UMKM serta Agroindustri. Dua sektor ini tidak sekedar mampu bertahan namun juga menjadi solusi alternatif menghadapi serbuan tambahan pengangguran yang sudah tembus 10 juta jiwa. Jika dulu yang terjadi adalah urbanisasi sekarang yang terjadi sebaliknya, ruralisasi. Dua sektor ini masih bertahan, namun bila penyekatan dan pembatasan mobilitas masih terus berkepanjangan, pada titik tertentu nanti pun akan tumbang juga”, Bambang Budiarto menjelaskan.  

Webinar yang membahas bagaimana melanjutkan bisnis di masa pandemi ini adalah salah seri 47 dari rangkaian kegiatan Seri Edukasi Masyarakat yang digelar oleh Universitas Surabaya.

Ubaya menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wujud implementasi program UBAYA for Indonesia, seri edukasi masyarakat ini digelar Ubaya dengan harapan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan masyarakat dan membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi.

“Sikap optimis di tengah situasi pandemic harus tetap terjaga. Pada setiap kadaan selalu ada peluang”, kata Utomo Manajer Pengabdian Masyarakat LPPM Ubaya.

Tercatat sebanyak 53 webinar digelar mulai April sampai Juli 2021 dengan menampilkan beragam materi. Di antaranya adalah tentang kesehatan, teknologi informasi, teknik elektro, desa wisata, bioteknologi, dan bisnis.Pembicara ke dua pada webinar ini Johny Rusiyanto menyampaikan materi tentang Human Capital Management (HCM) serta peran sumber daya manusia (SDM) dalam menunjang keberlangsungan bisnis di masa pandemi covid 19 ini.

Dosen dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya ini menyampaikan bahwa berita keterpurukan pelaku bisnis saat ini hampir setiap hari muncul di media cetak, elektronik, serta medial sosial.

“Memang memprihatinkan tetapi pernahkah kita juga melihat dan bahkan mlototi ada pelaku bisnis yang justru bahagia karena pandemi ini. Tentu saja saya tidak mau berkutat pada bisnis yang memang sangat laku karena pandemi dan mungkin akan jatuh ketika bukan pandemi. Sebenarnya yang penting adalah, ibarat rumah maka rumah itu akan kuat dan tahan rubuh kalau fondasi bangunannya kuat. Nah, pada dunia bisnis fondasi itu terletak pada SDMnya. Bukan sekedar SDM biasa tetapi SDM sebagai Human Capital. Banyak contoh pebisnis yang sekarang tetap survive bahkan memperoleh profit kembali karena dapat berperan sebagai Human Capital. Mengapa bisa begitu karena sentral keberlangsungan hidup bisnis apapun terletak pada SDMnya”, pungkas Johny Rusdiyanto.



berita terkait:

https://rri.co.id/surabaya/1726-sorotan-kampus/1116699/ubaya-selenggarakan-webinar-melanjutkan-bisnis-di-masa-pandemi?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

https://rri.co.id/surabaya/1726-sorotan-kampus/1117716/pakar-ubaya-ajarkan-bisnis-ditengah-pandemi?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General+Campaign&page=2

https://www.suarasurabaya.net/ekonomibisnis/2021/gelar-webinar-sdgs-ubaya-kupas-keberlangsungan-bisnis-di-masa-pandemi-covid-19/

https://www.ngopibareng.id/read/kita-jitu-pertahankan-bisnis-di-tengah-pandemi-ala-pakar-ubaya