28 June 2022 Berita Abdimas
Universitas Surabaya (Ubaya) akan membantu upaya revitalisasi strain sungai di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Surabaya - Universitas Surabaya (Ubaya) akan membantu upaya revitalisasi strain sungai di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Upaya revitalisasi tersebut dimulai dengan kunjungan tim survei dari Ubaya, yaitu Dr.rer.nat. Theresia Desy Askitosari, S.Si., M.Biotech., Dr. Hazrul Iswadi, Tang Hamidy, A.Md., dan Annisa Mustika Rachmawati, S.I.A.N. Tim survei ini melakukan kunjungan ke lapangan di Desa Segoro Tambak pada hari Senin (28/6) dengan didampingi oleh Kepala Desa Segoro Tambak Hj. Anik Mahmudah S.AP, MM. dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Segoro Tambak Pak Yanto.
Tim survei meninjau dua lokasi di Desa Segoro Tambak, yaitu daerah strain sungai sekitar Jembatan Segoro Tambak yang telah diresmikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo Subandi pada Sabtu (12/3/2022) dan tempat pelaksanaan Program Kotaku Desa Segoro Tambak. 
Program Kotaku adalah Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan dan mendukung “Gerakan 100-0-100”, yaitu 100 persen akses air minum layak, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. Program Kotaku di Desa Segoro Tambak dilakukan di lokasi yang bersebelahan dengan lahan milik Universitas Surabaya di Desa Segoro Tambak.

 
Gambar 1. Tim Survei LPPM Ubaya di lokasi Jembatan Segoro Tambak

“Kami memimpikan sungai ini dapat disulap menjadi destinasi wisata seperti yang ada di Natgeo dengan kualitas air yang bersih dan bantarannya yang asri,” kata Kades Anik saat survei tersebut. Kades Anik berharap dengan kepakaran yang ada di Ubaya dapat membantu menyelesaikan masalah. Masalah besar yang ingin diminimalisir oleh Desa Segoro Tambak adalah banjir rob puncak yang terjadi dua kali dalam satu tahun, yaitu di bulan 2 dan bulan 8. Sedangkan banjir rob reguler terjadi sekali dua minggu.
Kemudian, sungai yang melewati Desa Segoro Tambak merupakan hilir dan selalu mendapatkan kiriman sampah dan tanaman limbah seperti enceng gondok. Semua hal tersebut diperparah oleh masih adanya budaya buang sampah sembarangan ke sungai oleh sebagian warga Desa Segoro Tambak.
“Strain sungai di sekitar Jembatan Segoro Tambak ini dapat ditanami oleh tanaman yang sesuai dengan tanah yang memiliki tingkat garam tinggi dan daerah panas seperti Segoro Tambak. Harus diteliti dan diputuskan dengan hati-hati tanaman yang sesuai dengan tanah di Segoro Tambak ini” jelas Bu Desy. Beliau adalah salah seorang pakar biologi dari Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya. Penanaman pohon yang sesuai diarapkan dapat menahan atau meminimalisir gempuran banjir rob sekaligus membuat asri, sehingga warga menjadi engan untuk buang sampah di sekitar sungai.
Lokasi lain yang ditunjukkan oleh Kades Anik ke tim survei adalah lokasi program Kotaku Desa Segoro Tambak. Di lokasi Kotaku Segoro Tambak, jalan dan taman di tata dengan baik, sehingga menghilangkan kekumuhan yang sering terlihat pada desa-desa pesisir. “Kolaborasi program Ubaya dengan program Kotaku yang sudah berjalan akan membuat tujuan Kotaku untuk mengentaskan kekumuhan di Segoro Tambak akan berjalan dengan lancar dan berkesinambungan.”

 
Gambar 2. Tim survei di lokasi Kotaku Desa Segoro Tambak

“Di lokasi ini dapat ditambahkan tanaman-tanaman produktif yang nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat. Ubaya dapat berkontribusi untuk hal tersebut,” jelas Kades Anik. Apalagi di sebelah dari pagar lokasi Kotaku tersebut berada lahan Ubaya yang cukup luas, sehingga kolaborasi Ubaya dan masyarakat sangat diperlukan untuk sama-sama saling menjaga antara Ubaya dengan Desa Segoro Tambak.
Kades Anik juga berharap adanya bantuan transfer pengetahuan dari Ubaya terkait dengan pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan untuk kerajinan dari enceng gondok atau batik seafood. Kades Anik berharap dengan adanya pelatihan tersebut Desa Segoro Tambak mempunyai ikon unggulan berupa produk yang bagus dan menarik. (Hazrul Iswadi).