Foto bersama narasumber dengan seluruh peserta sosialisasi Kegiatan sosialisasi di atas dilakukan

5 March 2020 Berita Penelitian
Program riset kolaborasi e-ASIA joint reseach programm (JRP) adalah salah satu program riset yang digagas oleh konsorsium e-ASIA.

Penelitian yang berkualitas selalu dikaitkan dengan dukungan dana yang memadai. LPPM Ubaya sebagai lembaga yang mengkoordinasi penelitian Ubaya berusaha membuka peluang dan kesempatan bagi para dosen Ubaya untuk mengajukan dana penelitian dari bermacam-macam sumber. Selama ini, sebagian besar dana penelitian dosen-dosen Ubaya berasal dari pemerintah, dalam hal ini dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM).

LPPM Ubaya berasumsi bahwa semakin banyak sumber dana penelitian yang diketahui dan bisa diakses oleh dosen-dosen Ubaya maka akan semakin tinggi pula peluang riset dari dosen-dosen Ubaya didanai oleh beragam sumber dana penelitian. Jika memungkinkan, dana penelitian dosen-dosen Ubaya diperoleh dari dana hibah penelitian internasional. Jika pendanaan internasional untuk riset dari dosen-dosen Ubaya semakin besar maka hal itu mengindikasikan bahwa riset-riset dosen Ubaya sudah berkualitas tinggi dan mengglobal.

Program riset kolaborasi e-ASIA joint reseach programm (JRP) adalah salah satu program riset yang digagas oleh konsorsium e-ASIA yang beranggotakan beberapa negara Asia, termasuk Indonesia, untuk meningkatkan program riset kolaborasi antar negara-negara Asia tersebut. DRPM secara resmi telah menggumumkan call for paper untuk kegiatan tersebut pada bulan Januari 2020.

Untuk memberi kesempatan bagi dosen Ubaya untuk mengenal lebih jauh tentang e-ASIA JRP maka LPPM Ubaya mengundang bapak Adhi Indra Hermanu, S.T., M.T. Kepala Subdirektorat Riset Dasar, DRPM, Kemenristek/BRIN, untuk memaparkan apa itu e-ASIA JRP.

Kegiatan sosialisasi di atas dilakukan pada hari Jum’at, tanggal 7 Pebruari 2020, di Gedung Perpustakaan Ubaya lantai 5. Antusiasme peserta yang sangat besar saat mengikuti kegiatan di atas mengindikasikan semangat penelitian dosen Ubaya sangat tinggi termasuk mendapatkan dana penelitian yang akan menunjang penelitian mereka.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut juga disebutkan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan para peneliti/dosen untuk mengajukan proposal adalah mencari mitra peneliti yang sesuai berdasarkan list negara yang termasuk dalam topik penelitian yang diijinkan pada tahun 2020 ini. Topik-topik penelitian yang ditawarkan e-ASIA JRP pada tahun 2020 adalah

  1. Bidang Fokus Agriculture, meliputi topik Functional Food and Native Chicken
  2. Bidang Fokus Healt Research, meliputi topik: Infectious Diseases (including AMR), Cancer, Mental Health
  3. Bidang Fokus Advanced Interdisciplinary Research towards Innovation, meliputi topik Water Resource Management
  4. Bidang Fokus Environment, meliputi topik Climate Change Impact on Natural and Human Systems.

Berikutnya yang dilakukan adalah pembuatan proposal untuk dikirim pada e-ASIA. Mudah2an banyak dosen-dosen Ubaya mendapatkan dana penelitian melalui program e-ASIA. (HI)