9 April 2020 Berita Penelitian
Pada hari Kamis tanggal 9 April 2020 pukul 10.30 hingga pukul 12.30 WIB dilakukan visitasi oleh LPDP.

Pada hari Kamis tanggal 9 April 2020 pukul 10.30 hingga pukul 12.30 WIB dilakukan visitasi oleh LPDP (Lembaga Pengelola Dana Penelitian) Indonesia dan reviewer terhadap LPPM Ubaya dan Tim peneliti Ubaya. Visitasi merupakan rangkaian dari proses pengusulan proposal RISPRO (Riset Inovatif Produktif) Kompetisi LPDP Batch 1 tahun 2020 yang diajukan oleh tim peneliti lintas fakultas dari Ubaya, yang terdiri dari Dr. Oeke Yunita, S.Si., M.Si., Apt. sebagai ketua tim dari Fakultas Farmasi, kemudian anggota peneliti adalah Nikmatul Ikhrom Eka Jayani, S.Farm., M.Farm-Klin., Apt. dari Fakultas Farmasi, Elieser Tarigan, S.Si., M.Eng., Ph.D.Henry Hermawan, S.T., M.Sc., dan Andre, S.T., M.Sc. dari Fakultas Teknik, Dr. Ir. Popy Hartatie Hardjo, M.Si. Dari Fakultas Teknobiologi, dan Dr. Deddy Marciano, S.E., M.M., CSA., CBC dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika. Judul penelitian yang diajukan adalah Teknologi Pembenihan, Budidaya (Smart Agriculture), dan Ekstraksi Jahe Merah Terstandar untuk Pasokan Bahan Baku Berkualitas bagi Industri Obat Tradisional.

Pada saat visitasi yang dilaksanakan secara daring ini, pihak reviewernya adalah Yusnita Rifai, Ph.D., Apt. Dari Fakultas Farmasi Universitas Hasanudin. Pihak LPDP pada saat visitasi diwakili oleh Flida Nurnia Agustifa dan pengamat dari LPDP adalah Budi IrawanIhda Nurida, dan Rica Raditiya. Visitasi ini semakin lengkap dengan hadirnya Sari Pramadiyanti dari PT Bintang Toedjoe yang merupakan mitra industri pada proposal yang diajukan. Pihak LPPM diwakili oleh Prof. Suyanto, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D. sebagai Ketua LPPM Ubaya dan para manajer di LPPM Ubaya yaitu Tang Hamidy, A.Md. dan Utomo, S.S. Mitra lain yang digandeng dalam penelitian ini adalah pihak desa yang menyatakan kesediaan untuk penyediaan lahan untuk mendukung kegiatan yang diusulkan di proposal. Berikut adalah tangkapan layar zoom kegiatan visitasi di atas.

Walaupun visitasi dilakukan secara daring, ternyata suasana visitasi berlangsung hidup. Berbagai pertanyaan penting diajukan oleh reviewer dan pihak LPDP untuk mengkonfirmasi apa yang ditulis dalam proposal kepada pihak-pihak yang terlibat baik dari tim peneliti Ubaya maupun mitra. Semua pertanyaan dan konfirmasi yang diajukan oleh pihak reviewer dan LPDP dijawab dan dijelaskan dengan baik oleh tim peneliti, LPPM, dan mitra penelitian. Mudah-mudahan dari visitasi ini, LPDP dapat memberikan pendanaan pada proposal yang diajukan oleh tim peneliti Ubaya di atas. (HI)