Berita Penelitian Archives - LPPM Universitas Surabaya https://lppm.ubaya.ac.id/category/berita-penelitian/ Tumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat Mon, 21 Sep 2026 01:33:34 +0000 en-US hourly 1 https://lppm.ubaya.ac.id/storage/sites/50/2025/11/cropped-icon-32x32.png Berita Penelitian Archives - LPPM Universitas Surabaya https://lppm.ubaya.ac.id/category/berita-penelitian/ 32 32 Kemendiktisaintek Gandeng Ubaya Perkuat Kualitas Reviewer Penelitian Nasional https://lppm.ubaya.ac.id/2026/09/18/kemendiktisaintek-gandeng-ubaya-perkuat-kualitas-reviewer-penelitian-nasional/ Fri, 18 Sep 2026 01:10:34 +0000 https://lppm.ubaya.ac.id/?p=2954 SURABAYA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) menggelar Seleksi dan Bimbingan Teknis Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026 bidang Sosial Humaniora dan Pendidikan. Kegiatan digelar di Universitas Surabaya (Ubaya) mulai 15–18 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kementerian memperkuat kualitas…

The post Kemendiktisaintek Gandeng Ubaya Perkuat Kualitas Reviewer Penelitian Nasional appeared first on LPPM Universitas Surabaya.

]]>

SURABAYA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) menggelar Seleksi dan Bimbingan Teknis Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026 bidang Sosial Humaniora dan Pendidikan. 

Kegiatan digelar di Universitas Surabaya (Ubaya) mulai 15–18 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kementerian memperkuat kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam proses review penelitian nasional.

Direktur DPPM Kemendiktisaintek, Prof. Apt. I Ketut Adnyana mengatakan reviewer memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas penelitian yang didanai pemerintah.

 “Melalui kegiatan ini, DPPM berupaya mencari dan memberikan pelatihan kepada calon reviewer agar memiliki kompetensi dalam menilai substansi proposal serta pemahaman yang kuat mengenai etika, integritas, dan tanggung jawab sebagai reviewer,” ujar Ketut.

 Saat ini jumlah reviewer penelitian di DPPM masih kurang karena jumlah proposal yang selalu meningkat setiap tahun. Untuk tahun 2026 proposal peenelitian dan pengabdian kepada masyarakat berjumlah 100.000 lebih.

Dengan keterbatasan reviewer, menyebabkan beban kerja reviewer dalam mereview proposal menjadi sangat banyak. DPPM merekrut reviewer agar pembagian jumlah proposalnya merata, sehingga kualitas dalam mereview menjadi lebih baik.

Ia menekankan, proses review harus dilakukan secara objektif, independen, dan profesional. Reviewer juga perlu memperhatikan kesesuaian metode, kebaruan penelitian, peta jalan, Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT), serta karakteristik setiap skema penelitian. Menurutnya, reviewer tidak hanya berperan sebagai pihak yang menilai proposal. Masukan yang konstruktif juga diperlukan agar proses review turut mendorong peningkatan kualitas proposal dan penelitian.

“Dengan kuatnya kapasitas dan database reviewer, kami berharap proses penilaian proposal penelitian dapat berjalan semakin berkualitas, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

 

Perkuat Etika Reviewer

 Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Prof. Junaidi Khotib turut memberikan materi bertajuk “Etika Reviewer”.

 Prof. Junaidi menjelaskan, etika reviewer menjadi standar moral dan profesional yang harus diterapkan dalam seluruh tahapan penelitian, mulai dari penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian, hingga perolehan luaran.

“Reviewer penelitian memiliki peran strategis dalam menjaga mutu penelitian, menjamin objektivitas dan integritas, menyelaraskan dengan prioritas nasional, serta membangun ekosistem reviewer berkelanjutan,” tegasnya. 

Ia menambahkan, pemahaman mengenai etika penting karena tugas reviewer berkaitan langsung dengan kualitas dan kredibilitas proses penelitian nasional. Selama empat hari, para peserta mendapatkan berbagai pembekalan dari Tim Pakar DPPM Kemendiktisaintek. 

Setelah kembali ke perguruan tinggi masing-masing, peserta diharapkan mampu menilai kelayakan proposal, memonitor pelaksanaan penelitian, serta mengevaluasi luaran penelitian. 

Wakil Rektor II Ubaya, Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemendiktisaintek kepada Ubaya sebagai mitra penyelenggara kegiatan.

“Universitas Surabaya sangat mengapresiasi kepercayaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kepada Ubaya untuk menjadi mitra dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Bagi kami, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Surabaya untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem penelitian dan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujarnya. 

Menurut Dr. Noviaty, peningkatan kualitas penelitian nasional membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, reviewer, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada kegiatan selama empat hari, tetapi berlanjut dalam bentuk jejaring akademik, pertukaran gagasan, dan kolaborasi penelitian. 

“Semoga interaksi selama kegiatan ini dapat berlanjut menjadi kerja sama akademik, pertukaran gagasan, dan berbagai bentuk kolaborasi penelitian di masa mendatang,” katanya. 

Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi calon reviewer bidang Sosial Humaniora. DPPM juga menyampaikan apresiasi kepada Ubaya atas dukungan fasilitas sarana dan prasarana selama pelaksanaan kegiatan. 

Melalui kegiatan tersebut, Kemendiktisaintek berharap terbentuk calon reviewer yang memiliki kompetensi, objektivitas, dan integritas sehingga proses seleksi dan penilaian penelitian nasional dapat semakin berkualitas.

 

Source:

 

 

 

The post Kemendiktisaintek Gandeng Ubaya Perkuat Kualitas Reviewer Penelitian Nasional appeared first on LPPM Universitas Surabaya.

]]>